Daftar istilah
Arti istilah dan singkatan bisnis yang dipakai di aplikasi, dengan bahasa sederhana.
Umum
- Nilai buku
- Nilai harta menurut catatan pembukuan, biasanya harga beli dikurangi penyusutan.
- Nilai likuidasi
- Uang yang didapat jika usaha ditutup dan hartanya dijual cepat atau terpaksa, biasanya di bawah harga pasar.
- Nilai pasar
- Harga yang wajar jika harta dijual ke pembeli umum tanpa terburu-buru.
- Valuasi
- Perkiraan berapa harga wajar sebuah perusahaan.
Laporan keuangan
- Aset tetap
- Harta yang dipakai jangka panjang, seperti tanah, bangunan, mesin, dan kendaraan.
- Audit
- Pemeriksaan laporan keuangan oleh akuntan publik berizin. Laporan yang diaudit lebih bisa dipercaya.
- Capex (Capital Expenditure)
- Belanja untuk membeli atau memperbaiki aset seperti mesin, ruang pendingin, dan truk.
- D&A (Depreciation & Amortization)
- Penyusutan: pengurangan nilai aset (mesin, truk, gedung) karena dipakai dan bertambah tua.
- EBIT (Earnings Before Interest & Taxes)
- Laba operasional sebelum bunga dan pajak (EBITDA dikurangi penyusutan).
- EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation & Amortization)
- Laba operasional sebelum bunga, pajak, dan penyusutan. Menggambarkan untung dari kegiatan usaha inti.
- HPP (Harga Pokok Penjualan)
- Biaya langsung untuk barang yang dijual, mis. harga beli ayam, pemotongan, kemasan.
- Laba bersih
- Laba terakhir setelah semua biaya, bunga, dan pajak.
- Margin EBITDA
- Persen EBITDA dibanding omzet. Contoh 7% = setiap Rp100 penjualan menghasilkan Rp7 laba operasional.
- Margin kotor
- Persen untung kotor (omzet dikurangi HPP) dibanding omzet. Contoh 15% berarti setiap Rp100 penjualan menyisakan Rp15 setelah biaya langsung.
- Modal kerja (NWC) (Net Working Capital)
- Uang yang tertahan di stok barang dan piutang pelanggan, dikurangi utang ke pemasok.
- Normalisasi laba
- Merapikan laba dari hal yang tidak wajar: gaji pemilik terlalu kecil atau besar, biaya pribadi, kejadian sekali saja.
- Omzet
- Total penjualan dalam setahun.
- Persediaan (stok)
- Barang yang disimpan untuk dijual atau diproduksi.
- Piutang usaha
- Tagihan ke pelanggan yang belum dibayar.
- SDE (Seller's Discretionary Earnings)
- Laba yang sebenarnya dinikmati pemilik: laba bersih + gaji pemilik + bunga + penyusutan + biaya tidak rutin.
- TTM (Trailing Twelve Months)
- Data 12 bulan terakhir.
- Utang berbunga
- Pinjaman yang dikenai bunga, misalnya kredit bank dan leasing. Berbeda dari utang usaha ke pemasok yang tidak berbunga.
- Utang usaha
- Tagihan pemasok yang belum Anda bayar. Tidak dihitung sebagai utang berbunga.
Cara menghitung
- Berkus
- Cara menilai usaha yang belum berjualan dari lima hal: ide, contoh produk, tim, mitra, dan penjualan awal. Tiap hal diberi nilai maksimal tertentu.
- Comps (Comparable Companies / Trading Comparables)
- Cara menilai dengan membandingkan harga perusahaan sejenis yang sahamnya diperdagangkan di bursa.
- Comps EV/Revenue (Enterprise Value ÷ Revenue)
- Nilai seluruh usaha dibagi omzet. Dipakai untuk usaha yang sudah berjualan tetapi masih rugi, sehingga belum bisa dinilai dari labanya.
- DCF (Discounted Cash Flow)
- Cara menilai dari uang yang akan dihasilkan di masa depan, lalu dihitung mundur ke nilai hari ini.
- EV/EBITDA (Enterprise Value ÷ EBITDA)
- Nilai seluruh usaha dibagi laba operasional: berapa kali laba operasional pasar mau membayar.
- Faktor diskonto
- Pengali untuk mengubah uang di masa depan menjadi nilai hari ini.
- FCFF (Free Cash Flow to Firm)
- Uang bebas yang dihasilkan usaha setelah pajak, belanja aset, dan modal kerja, sebelum membayar utang.
- Kapitalisasi laba
- Laba bersih rata-rata yang sudah dirapikan, dibagi angka risiko (target untung pemilik modal dikurangi pertumbuhan jangka panjang). Cocok untuk usaha dengan laba stabil.
- Kelipatan (multiple)
- Patokan harga: pasar menghargai usaha sekian kali labanya. Contoh 5x EBITDA.
- Median
- Nilai tengah setelah angka diurutkan dari kecil ke besar.
- NAV / Adjusted NAV (Net Asset Value)
- Total harta dikurangi total utang. 'Adjusted' berarti harta dinilai ulang dengan harga pasar.
- Nilai terminal (TV) (Terminal Value)
- Nilai usaha untuk semua tahun setelah masa perkiraan (setelah 2030).
- P/E (Price to Earnings)
- Harga saham dibagi laba bersih per saham: berapa kali laba bersih pasar mau membayar.
- Pre-money dan post-money
- Pre-money = nilai usaha sebelum dana investor masuk. Post-money = pre-money ditambah dana yang masuk.
- RFS (Risk Factor Summation)
- Penjumlahan faktor risiko: 12 jenis risiko diberi skor plus atau minus, lalu menaikkan atau menurunkan nilai dasar startup.
- ROI target (Return on Investment)
- Berapa kali lipat investor berharap uangnya tumbuh saat usaha dijual, misalnya 10 kali lipat.
- Scorecard (Payne)
- Cara menilai startup dengan membandingkannya dengan rata-rata startup sejenis di wilayah yang sama: tim, pasar, produk, persaingan, pemasaran, dan kebutuhan dana.
- Tahap usaha
- Pengelompokan kondisi usaha (masih ide, baru mulai jualan, sedang tumbuh, mapan, rugi/bermasalah, UMKM dijalankan pemilik) yang menentukan cara dan porsi awal.
- Usaha banyak aset
- Usaha yang aset tetapnya lebih dari batas tertentu dari total harta (bawaan 40%), atau bidang yang memang padat aset. Porsi total harta (NAV) dinaikkan.
- VC Method (Venture Capital Method)
- Cara investor modal ventura: nilai usaha saat dijual nanti dibagi target keuntungan investor, lalu dikurangi dana yang masuk.
Biaya modal
- Beta (β)
- Seberapa peka usaha terhadap naik-turunnya pasar. 1 = sama dengan pasar; di bawah 1 = lebih stabil.
- Beta unlevered (βu) / levered (βL)
- Beta tanpa pengaruh utang (βu), dan beta setelah memperhitungkan utang perusahaan (βL). Makin banyak utang, makin besar risikonya.
- CRP (Country Risk Premium)
- Tambahan keuntungan karena berinvestasi di negara berkembang seperti Indonesia.
- D/E (Debt to Equity)
- Perbandingan utang dengan modal pemilik.
- ERP (Equity Risk Premium)
- Tambahan keuntungan yang diminta investor saham dibanding obligasi pemerintah.
- g (growth)
- Pertumbuhan per tahun jangka panjang (setelah masa perkiraan). Tidak boleh lebih tinggi dari bunga obligasi pemerintah.
- Kd (Cost of Debt)
- Bunga pinjaman bank.
- Ke (Cost of Equity)
- Target keuntungan per tahun yang diharapkan pemilik modal agar mau menanam uang di usaha ini.
- PPh Badan (Pajak Penghasilan Badan)
- Pajak atas laba perusahaan, tarif normal 22%.
- Rf (Risk-free rate)
- Bunga tanpa risiko, diambil dari bunga obligasi pemerintah 10 tahun (SUN).
- SP (Size Premium)
- Tambahan risiko karena usaha masih kecil dibanding perusahaan di bursa.
- SRP (Specific Risk Premium)
- Tambahan risiko khusus perusahaan, mis. sangat bergantung pada pemilik atau satu pelanggan.
- SUN (Surat Utang Negara)
- Obligasi yang diterbitkan pemerintah Indonesia.
- WACC (Weighted Average Cost of Capital)
- Biaya modal rata-rata dari pemilik dan bank. Dipakai untuk menghitung mundur uang masa depan ke nilai hari ini.
Potongan & tambahan
- Control premium
- Tambahan nilai karena membeli porsi mayoritas, sehingga bisa mengendalikan perusahaan.
- Diskon minoritas
- Potongan nilai untuk porsi saham kecil yang tidak bisa mengendalikan perusahaan.
- DLOM (Discount for Lack of Marketability)
- Potongan nilai karena saham perusahaan tertutup sulit dijual (tidak ada di bursa). Biasanya 20–35%.
- Key person discount
- Potongan nilai karena usaha sangat bergantung pada satu orang (biasanya pemilik).
Hasil
- Batas bawah likuidasi
- Untuk porsi saham mayoritas (lebih dari 50%), nilai akhir tidak boleh di bawah nilai jika semua harta dijual terburu-buru, karena pemilik mayoritas selalu bisa menjual hartanya.
- Belum valid
- Tanda bahwa hasil belum bisa dipercaya karena masih ada isian bertanda CEK ULANG yang belum diperbaiki atau dikonfirmasi.
- CEK ULANG, INFO, GALAT
- Tiga tingkat peringatan isian. CEK ULANG: perlu diperiksa atau dikonfirmasi. INFO: pemberitahuan saja. GALAT: tidak bisa dilanjutkan sebelum diperbaiki.
- EV (Enterprise Value)
- Nilai seluruh usaha, sebelum memperhitungkan utang dan kas.
- Football field
- Grafik batang yang membandingkan kisaran hasil tiap cara menghitung dalam satu gambar.
- Jenis nilai (standar nilai)
- Nilai yang dicari bergantung tujuan: nilai pasar wajar, nilai wajar, nilai bagi pembeli tertentu, nilai likuidasi, atau nilai intrinsik.
- Kisaran rendah, tengah, tinggi
- Hasil penilaian berupa rentang, bukan satu angka. Nilai tengah adalah nilai acuan; rendah dan tinggi menunjukkan ketidakpastiannya.
- Nilai ekuitas (Equity Value)
- Nilai yang benar-benar menjadi milik pemegang saham = EV − utang berbunga + kas.
- Nilai likuidasi terpaksa dan teratur
- Terpaksa: harta dijual terburu-buru dengan potongan harga besar. Teratur: harta dijual dengan waktu cukup sehingga potongannya lebih kecil.
- Rekonsiliasi berbobot
- Menggabungkan hasil beberapa cara menghitung sesuai porsinya masing-masing.
- Sensitivitas
- Tabel 'bagaimana jika': melihat perubahan hasil kalau satu atau dua perkiraan diubah.
- Skor keyakinan
- Ukuran seberapa yakin hasil valuasi bisa dipercaya.
Usaha
- B2B (Business to Business)
- Penjualan ke pelanggan bisnis, mis. restoran atau hotel, biasanya lewat kontrak.
- BEI (Bursa Efek Indonesia)
- Tempat jual-beli saham perusahaan terbuka (Tbk).
- CPIN, JPFA, MAIN, WMUU
- Kode saham perusahaan unggas di bursa: Charoen Pokphand Indonesia, Japfa Comfeed Indonesia, Malindo Feedmill, Widodo Makmur Unggas.
- ESOP (Employee Stock Ownership Plan)
- Program kepemilikan saham untuk karyawan.
- IPO (Initial Public Offering)
- Penawaran saham perdana: perusahaan pertama kali menjual sahamnya ke publik di bursa.
- Kelas usaha (Mikro, Kecil, Menengah, Besar)
- Pengelompokan usaha menurut omzet per tahun (PP 7/2021): Mikro sampai Rp2 miliar, Kecil sampai Rp15 miliar, Menengah sampai Rp50 miliar, Besar di atasnya.
- M&A (Mergers and Acquisitions)
- Penggabungan atau pembelian perusahaan.
- PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan)
- Standar akuntansi yang dipakai untuk laporan keuangan di Indonesia.
- Skenario
- Satu versi perkiraan masa depan. Di uji ini: A tanpa kontrak B2B baru, B dengan kontrak B2B baru.
- Tbk (Terbuka)
- Perusahaan terbuka: sahamnya bisa dibeli publik di bursa (BEI). Perusahaan tertutup belum tercatat di bursa.
- Tempo
- Pelanggan membayar beberapa minggu setelah barang dikirim.
- UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah)
- Kelompok usaha kecil menurut omzet. Di aplikasi ini, UMKM dijalankan pemilik adalah usaha yang pemiliknya juga pengelola dengan omzet di bawah batas tertentu.
Proyek
- KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik)
- Kantor penilai berizin yang boleh membuat laporan penilaian resmi.